program latihan silat II

1 04 2010

AWALAN

Warming up      ; Warming Up dilakukan sebelum melakukan aktivitas fisik,warming up sangat penting dilakukan,karena dengan melakukan warming up otot-otot yang yang melakukan aktivitas fisik dapat lebih memiliki kesiapan dalam menerima beban latihan yang diberikan,apabila otot-otot yang tersiapkan itu melakukan aktivitas maka peluang untukmengalami suatu  cedera semakin kecil.

LATIHAN KEKUATAN

Lari di pasir      ; Selain melatih kelincahan,lari di atas pasir juga berfungsi untuk meningkatkan kekuatan otot-otot,kaki karena bukanlah hal yang mudah saat seseorang melakukan lari diatas media pasir,apalagi saat melakukan sprint,latihan ini dianggap berhasil atau bermanfaat saat individu tersebut merasakan suatu gerakan yang ringan dalam bergerak.

Push up            ; Salah satu bentuk latihan kekuatan adalah Push Up, Push Up berfungsi untuk menguatkan otot-otot lengan,keberhasilan latihan ini dapat diukur dengan besarnya kekutan pukulan yang dihasilkan oleh individu.

Sit up               ; Melakukan Sit Up saat latihan bertujuan untuk menguatkan fungsi kerja otot-otot perut, apabila otot-otot itu teradaptasi maka otot itu mengalami hipertophi(pembesaran) dan morfofungsi(meningkatnya fungsi) akan tetapi perlu di garis bawahi bahwa hipertrophi otot hanya terjadi pada laki-laki(cowok) dan tidak terjadi pada wanita karena factor hormonlah yang mempengaruhi hal tersebut,dengan kata lain tujuan  dari latihan ini adalah meningkatkan keras tendangan.

Lari sprint         ; Lari sprint dilakukan dalam program latihan secara random,melakukan lari sprint bertujuan untuk meningkatkan kelincahan individu, sehingga saat melakukan sparing,atlet memiliki pergerakan yang cepat dalam melakukan menyerang.

Lari lompat       ; Lari lompat merupakan salah satu bentuk latihan yang lebih dikhususkan pada pergerakan individu saat menghindari serangan lawan dengan latihan rutin lari lompat maka individu akan lebih mudah untuk menghindari serangan,khususnya saat mendapat serangan sapuan atlet akan lebih siap untuk menghindarinya.

LATIHAN KELINCAHAN

Lari bolak-balik            ; Salah satu bentuk latihan kelincahan adalah lari bolak-balik,latihan ini berfungsi untuk meningkatkan kelincahan individu,khususnya saat pertandingan berlangsung,saat pertanding berlangsung maka pergerakan atlet kian lama semakin melambat akan tetapi dengan melakukan latihan ini secara rutin kelincahan atlet dapat sedikit terjaga.

Serang paching ; Pada dasarnya latihan ini berfungsi untuk melatih respon individu dalam melakukan penyerangan terhadap paching yang statis(diam) maupun yang dinamis(bergerak kekanan dan kekiri),hal ini diibaratkan sebagai lawan yang diserang dalam pertandingan.

Serang sasak                ; Melakukan latihan dengan media sasak berfungsi untuk memantapkan serangan baik pukulan maupun tendangan,apalagi sasak memiliki beban yang sangat berat untuk digoyangkan dengan menggunakan pukulan maupun menggunakan tendangan,sehingga latihan itu dapat meringankan atlet untuk melakukan penyerangan kepada lawan yang sesungguhnya.

LATIHAN DAYA TAHAN

Lari 15 menit    ; Lari ini dilakukan dengan penuh repetisi dalam melakukan sprint fungsinya adalah membentuk kecepatan serangan disaat awal pertandingan,latihan ini dilakukan pada saat memulai program latihan tujuanya adalah agar otot-otot kaki tidak serta merta terkejut menghadapi program latihan yang cukup panjang.

Lari 30 menit    ; Latihan ini merupakan latihan daya tahan lanjutan setelah lari 45 menit mengapa hal tersebut dilakukan karena lari daya tahan berdurasi 30 menit berfungsi untuk menjaga stamina /fisik atlet,sehingga staminanya tidak menurun setelah menerima latihan inti(pembentukan awal daya tahan).

Lari 45 menit    ; Latihan lari 45 menit merupakan latihan inti pembentukan daya tahan,latihan ini dilakukan dengan durasi yang cukup tinggi dengan istirahat aktiv yang  pendek setiap tahapnya tujuanya adalah membentuk adaptasi pada organ-organ aktiv seperti pada jantung dan paru-paru,sehingga individu mendapat ketahanan yang tinggi.

LATIHAN TEKNIK

Pukulan            ; Latihan pukulan memiliki 2 macam diantaranya pukulan bawah dan pukulan depan,hal ini perlu dilakukan agar persepsi individu menjadi lebih benar dan mendasar terhadap teknik yang dilakukanya sehingga tidak mencederai aspek-aspek sportif olahraga khususnya pencak silat.

Tendangan        ; Melakukan latihan tendangan secara benar dan tepat  agar tekniknya semakin terasah,latihan ini diberikan hampir pada setiap sesi latihan dengan tujuan menanamkan teknik-teknik yang benar.

Jatuhan             ; Jatuhan merupakan salah satu teknik yang digunakan dalam menjatuhkan lawan dengan serangan yang cepat ,sehingga lawan tidak sempat untuk mengelak ataupun menghindari serangan tersebut.

Sapuan             ; Sapuan merupakan salah satu teknik tendangan yang dilakukan dengan cara menjatuhkan diri terlebih dahulu sebelum memberikan sapuan terhadap lawanya,akan tetapi sapuan ini juga berfungsi sebagai teknik untuk mengulur-ulur waktu apabila atlet itu sudah unggul dari lawanya.

Tangkisan         ; Tangkisan merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk menangkap maupun menangkis serangan lawan,tangkisan juga merupakan teknik yang menggunakan teknik lanjutan seperti tendangan,pukulan maupun jatuhan contohnya saat atlet A mendapat serangan  tendangan dari atlet B,atlet A dapat menangkis tendangan itu yang selanjutnya diikuti dengan serangan jatuhan,pukulan,maupun tendangan.

SPARING

Sparing mulai diberikan saat program latihan telah dijalankan atlet setengahnya dan pada akhir program latihan hal ini sangat penting dilakukan dengan tujuan membentuk mental atlet agar tidak mudah tergoyahkan dengan lawanya.

GAME SANTAI

Game juga perlu dilakukan saat program latihan sedang berjalan biasanya hal ini dilakukan pada akhir pekan,dengan tujuan agar atlet tidak bosan setelah menerima latihan yang dinilai cukup membosankan bagi atlet.








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.